Tugas TOU 1 minggu ke 1

Posted by Kenrick Setiawan
On Jumat, 26 September 2014

Pengalaman Organisasi


Saya akan menceritakan tentang pengalaman berorganisasi yang saya sudah ikuti, ya pasti ya setiap orang didunia ini mempunyai pengalaman dalam hal berorganisasi,

Semua berawal ketika sekolah menengah pertama lebih tepatnya SMP, di masa itu saya mengikuti organisasi pramuka, ketika saya mengikuti kegiatan berorganisasi dalam pramuka senang karena teman menjadi lebih banyak dan lebih di kenal oleh guru guru di sekolah karena sering tampil apda saat upacara sekolah,
Setelah saya mengikuti kegiatan pramuka, setelah naik kelas saya memutusakan untuk mengikuti kegiatan OSIS, dalam kegitan osis ini banyak hal saya anggap sangat menyenangkan, karena menjadi panitia pada setiap acara-acara sekolah yang menarik, kegiatan dalam berorganisasi osis adalah rapat dengan teman-teman, menjadi panitia di setiap acara sekolah dan masih banyak lagi deh, banyak hal saya dapatkan dalam ikut berorganisasi ini menjadi karakter yang berani, tertib, selalu rapi di sekolah, kompak dan pandai dalam bersosialisasi dan yang lebih penting  mempunyai lebih banyak teman.

Setiap orang harus memiliki pengalaman berorganisasi, karena  itu sangatlah penting, karena selama kita hidup akan dihadapkan oleh beragam kegiatan organisasi, karena di dunia kerja kita harus pandai bersosialisasi, karena pada saat kita mengikuti suatu organisasi kita jadi pandai untuk bersosialisasi.

Tulisan TOU 1 Minggu ke 1

Posted by Kenrick Setiawan

SISTEM INFORMASI




Berikut saya akan menjelaskan tentang jurusan saya sendiri, ya Sistem informasi.
Sistem Informasi adalah jurusan yang mempelajari perancangan, pembuatan, dan pengoperasian sistem informasi dan lebih mendalami tentang software, berbeda dengan sistem komputer yang lebih mendalami tentang hardware, Di jurusan sistem informasi ini kita mempelajari bagaimana membuat sistem yang menyampaikan informasi-informasi kepada pihak yang dimaksud.

Jurusan sistem informasi ini adalah salah satu pilihan dari fakultas ilmu komputer dan teknologi informasi yang sama-sama di fokuskan dalam bidang pemrograman dan analisa Perbedaan dari Teknik Informatika dan sistem informasi adalah TI mempelajari tentang software secara lebih mendalam lagi dan sedangkan SI mempelajari software untuk sarana membuat sistem informasi.

Yang saya ketahui lapangan kerja untuk para lulusan sistem informasi adalah sistem analis, yaitu staf perusahaan yang bertugas membuat sistem informasi untuk perusahaan tersebut, dan bisa juga menjadi seorang programmer di suatu perusahaan, karena sistem informasi juga mendalami tentang software, tidak berbeda jauh dengan Teknik informasi.

Sumber :  http://www.jurusankuliah.net/2013/08/review-jurusan-sistem-informasi.html

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Pandangan hidup)

Posted by Kenrick Setiawan
On Senin, 21 April 2014
ILMU BUDAYA DASAR

NAMA : Kenrick Setiawan
NPM : 14113801
KELAS : 1KA28
MATERI : Manusia dan Pandangan hidup




Pandangan Hidup
Setiap Manusia Memiliki Pandangan Hidup, dan pandangan Hidup tersebut Bersifat Kodrati karena itu Pandangan Hidup sangat menentukan Masa Depan Seseorang. Pandangan Hidup, Artinya Pendapat atau pertimbangan yang dijadikan Pengangan, Pedoman, Arahan, Petunjuk Hidup di Dunia. Dengan  demikian  pandangan  hidup  itu bukanlah  timbul  seketika  atau  dalam  waktu yang  singkat saja, melainkan  melalui  proses  waktu yang lama dan  terus menerus,  sebingga basil  pemikiran  itu dapat  diuji kenyataannya.Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia  menerima  hasil pemikiran  itu sebagai pegangan,  pedoman,  arahan,  atau petunjuk yang disebut  pandangan  hidup. Pendapat atau pertimbangan, pendapat dan pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan Hidup Dapat di klasifikasikan menjadi 3 macam yaitu sebagai Berikut:
•    Pandangan Hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
•    Pandangan Hidup yang berupa ideology yang di sesuaikan dengan kebudayaan dan Norma yang terdapat pada Negara tersebut.
•    Pandangan Hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relaatif kebenarannya
Pandangan Hidup pada dasarnya mempunyai unsur unsur yaitu cita cita, kebijakan, usaha, keyakinan/kepercayaan, Tujuan  yang  hendak  dicapai  ialah kebajikan,  yaitu  segala  hal  yang baik yang membuat  manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau peIjuangan  adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.  Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan  jasmani,  dan kepercayaan  kepada  Tuhan.

Cita Cita
Ya, pasti anda serring mendengar Cita cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran, baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau di peroleh seseorang pada masa mendatang, pada umumnya cita cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi tingkatannya.
Mungkin apabila cita cita itu belum tercapai ataupun terpenuhi, maka cita cita itu disbeut angan-angan, Misalnyha seorang anak bercita cita ingin menjadi dokter, ia belum sekolah, tidak mungkin berfikir baik, sehingga tidak punya kemampuan berusaha mencapai cita cita. Itu baru dalam tahap angan
Berikut 3  Faktor seseorang mencapai apa yang di Cita-citakan
•    Faktor Manusia cita cita ditentukan oleh kualitas manusianya ada orang yang tidak berkemauan, sehingga apa yang di cita citakan hanya merupakan khayalan saja Hal demikian banyak menimpa anak muda yang memang senang berkhayal tetapi sulit mencapai apa yang di cita citakan karena kurang mengukur dengan
•    Faktor Kondisi kondisi yang kadang kadang menggalkan suatu citacita
•    Faktor Tingginya Cita Cita Memang tidak ada anjuran untuk seseorang bercita cita setinggi Mungkin tetapi harus di imbangi juga dengan kemampuan si pencita cita tersebut, tidak hanya bercita cita saja.
Cita-cita yang sudah terwujud :
•    Masuk universitas yang berkelas
•    Mendapatkan IP yang tidak terlalu buruk
Cita-cita yang belum terwujud :
•    Lulus kuliah dengan hasil yang memuaskan
•    Menjadi dosen di universitas ternama

Kebajikan
Kebijakan, kata yang sering di dengar dalam lingkungan sekitar Kebajikan Atau Kebaikan merupakan perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan kegiatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma norma agama dan etika. Manusian adalah seorang pribadi yang terdiri atas jiwa dan badan. Jedua unsur itu terpisah bila manusia meninggal. Karena merupakan pribadi, manusia mempunyai pendapat sendiri.
Manusia dapat menentukan sendiri mana yang baik dan mana yang buruk baik dan buruk di tentukan Oleh Suara Hat, Suara Hati adalah semacam bisikan di dalam hati yag mendesak seseorngan untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatantindakan atau tingkah laku. Sebagai mahluk tuhan manusiapun harus mendegarkan suara hati tuhan suara tuhan selalu membisikkan agar manusia berbuat baik dan mnegelakkan perbuatan yang tidak baik, jadi untu mengukur perbuatan baik buruk, harus kita dengar pula suara than atau kehendak tuhan bernbentuk hokum than atau agama.
Namun ada pula kebajikan semu, yaitu kejahatan yang berselubung kebajikan, kebajikan semu ini sangat berbahaya, karena pelakunya orang orang munafik, yang bermaksud mencari keuntungan sendiri
Contoh Contoh Kebijakan :
•    Menghormati kedua orang tua
•    Saling tolong menolong antar manusia
•    Taat dan patuh pada orang tua
•    Sopan dan santun terhadap sesama manusia

Usaha & Perjuangan
Usaha dan perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya tanpa usaha/ perjuangan manusia tidak dapat hidup psempurna. Kerja keras itu dapat pula dilaukan dengan otak/ilmu dari pada dengan jasmaninya, sebaliknya para buru petani lebih banyak menggunakan jasmani dari pada otaknya para tukang dan para ahli lebih banya menggunakan kedua duanya otak dan jasmani dari pada salah satunya.
Kerja keras umumnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia sebaliknya pemalas membuat manusia itu miskin, melarat dan berarti menjatuhkan harkat dan martabatnya sendiri Allah Berfirman dalam surat Al-Qur’an surat Ar-Ra’du ayat 11 Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum kecuali jika mereka mengubah keadaan diri mereka sindiri.
Usaha dan perjuangan yang sudah terwujud :
•    Berjuang untuk LULUS dari sekolah dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
Usaha dan perjuangan yang belum terwujud :
•    Berjuang untuk LULUS dan mendapatkan IPK yang sangat memuaskan.

Keyakinan & Keprcayaan
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan. sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar  atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran.
Contoh: Pada suatu masa, manusia pernah meyakini bahwa bumi merupakan pusat tata surya, belakangan disadari bahwa keyakinan itu keliru. Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar.
Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran maturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan.
1.    Aliran Naturalisme : Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi, kekuatan gaib itu dari natur dan itu dari tuhan
2.    Aliran Intelektualisme : Dasar aliran ini adalah logika/akal {kalbu yang berpusat dihati} “hati nurani” maka keyakinan manusia itu bermula dari akal.
3.    Aliran gabungan : Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib yang berasal dari tuhan sebagai dasar keyakinan sedangkan akal adalah dasar kebudayaan yang menetukan benar tidaknya sesuatu yang dinilai berdasarkan akal, baik sebagai logika berpikir maupun rasa atau hati nurani.

Langkah Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan,  ketentraman dan sebagainya. Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya rnernpunyai langkah-langkah  berpandangan hidup ini. Karena hanya dengan rnernpunyai langkah-langkah  itulah kita dapat memperlakukan pandangan  hidup  sebagai  sarana mcncapai tujuan dan  cita-cita dengan  baik.
Adapun Langkah langkah itu sebagai berikut :
•    Mengenal : Merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
•    Mengerti : Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti di sini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri bila dalam bernegara kita berpandangan pada pancasila maka dalam berpandangan hidup pancasila kita hendaknya mnegerti apa itu pancasila
•    Menghayati : Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar  mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri
•    Meyakini : Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun Negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu.
•    Mengabdi : Pengabdian merupakan suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah di benarkan san di terima baik oleh diriya lebih lebih oleh orang lain.
•    Mengamankan : Mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan diri pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang menggangu.


REFERENSI
•    http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-pandangan-hidup
•    http://mamz.weebly.com/manusia-dan-pandangan-hidup.html
•    http://aliemscorporation.blogspot.com/2013/05/manusia-dan-pandangan-hidup.html
•    http://id.wikipedia.org/wiki/Keyakinan_dan_kepercayaan
•    http://thejoker-indra.blogspot.com/2013/05/pengertian-pandangan-hidup.html

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Penderitaan)

Posted by Kenrick Setiawan
ILMU BUDAYA DASAR
NAMA : Kenrick Setiawan
NPM : 14113801
KELAS : 1KA28
MATERI : Manusia dan Penderitaan







PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata Derita yang artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas Dunia dan Manusia. Penderitaan ada yang ringan dan ada yang berat. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Bisa juga penderitaan menjadi energi untuk bangkit dan menjadikan seseorang jauh lebih baik dari sebelumnya.
Penderitaan juga merupakan teguran Tuhan kepada Umat-Nya agar manusia sadar untuk tidak berpaling dari-Nya. Sebelum penderitaan itu terjadi pada umumnya manusia telah diberikan tanda, tanda itu dapat berupa mimpi dan lain sebagainya. Tuhan telah menciptakan manusia dengan segala kelebihannya dibandingkan dengan makhluk lainnya. Penderitaan itu dapat berkurang tergantung bagaimana manusia menyikapi penderitaan itu. Bagi manusia yang tebal imannya musibah yang sedang dialaminya akan segera menyadarkan dirinya untuk bertaubat kepada Nya dan pasrah terhadap takdir yang telah ditentukan Tuhan terhadap diri nya, dan yakin bahwa kekuasaan Tuhan jauh lebih besar dari dirinya. Kepasrahan itu yang membuat manusia merasakan kedamaian dalam hatinya dan lama kelamaan akan berkurang penderitaan yang dialaminya. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya.
Penderitaan itu ada yang fisik dan ada yang psikis. Penderitaan fisik dapat dihadapi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan psikis penyembuhannya terletak pada kemampuan penderita menyelesaikan persoalan-persoalan psikis.
Contoh Penderitaan :
-    Pemutusan Hak Kerja
-    Bencana
-    Kemiskinan
-    Kehilangan Keluarga maupun Harta benda

SIKSAAN
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik.
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohanI Penyiksaan hampir secara universal telah dianggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia, seperti dinyatakan Deklarasi Hak Asasi Manusia.
Penanda tangan UN Convention Against Torture juga telah menyetujui untuk tidak secara sengaja memberikan rasa sakit atau penderitaan pada siapapun, untuk mendapatkan informasi atau pengakuan, menghukum, atau memaksakan sesuatu dari mereka atau orang ketiga. Walaupun demikian, organisasi-organisasi seperti Amnesty International memperkirakan bahwa dua dari tiga negara tidak konsisten mematuhi perjanjian-perjanjian tersebut.
Berikut Contoh Siksaan Bersifat Psikis
•    Ketakutan, adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia. Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.

KEKALUTAN
Adalah Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
kekalutan merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Saat mendapat kekalutan mental berarti seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan oleh orang tersebut. Dengan mental yang jatuh tersebut tak jarang membuat orang yang mengalami kejatuhan mental menjadi tak waras lagi atau gila. Karena itu orang yang mengalami kejatuhan atau kekalutan mental seharusnya mendapat dukungan moril dari orang-orang dekat di sekitarnya seperti orangtua, keluarga atau bahkan teman-teman dekat atau teman-teman pergaulannya. Hal tersebut dibutuhkan agar orang tersebut mendapat semangat lagi dalam hidup.
Gejala-gejala Seseorang Mengalami Kekalutan Mental :
-  Nampak Jasmaninya sering merasakan pusing-pusing, sesak napas, demam dan nyeri pada   lambung.
-   Dan Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, dan mudah marah.
Contoh-Contoh kekalutan mental  :
-    Positif, bila trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang akan dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup. Misalnya, melakukan shalat Tahajud bagi umat Islam waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi
-    Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustrasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.
-    Agresi, serangan berupa kemarahan yang meluap akibat emosi yang tidak terkendalikan. Secara fisik berakibat mudah terjadinya hipertensi (tekanan darah tinggi), atau melakukan tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
-    Regresi, kembali pada pola reaksi yang primitif atau kekanak-kanakan (infantil), misalnya dengan menjerit-jerit, menangis sampai meraung-raung dan merusak barang-barang.
-    Fiksasi, peletakan atau pembatasan pada satu pola yang sama (tetap), misalnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri dan membentur-benturkan kepala pada benda keras.
-    Proyeksi, usaha mendapatkan, melemparkan atau memproyeksikan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain. Kata pepatah : awak yang tidak pandai menari, dikatakan lantai yang terjungkat.
-    Indentifikasi, menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasi, misalnya dalam kecantikan, yang bersangkutan menyamakan dirinya dengan bintang film, atau dalam soal harta kekayaan dengan pengusaha kaya yang sukses.
-    Narsisme, self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain.
-    Autisme, gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak ingin berkomunikasi dengan orang luar, dan merasa tidak puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus pada sifat yang sinting.

PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kapada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah mahluk berbudaya dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup.
namun hidup adalah Berjuang karena Hidup adalah Perjuangan". Jadi mau tidak mau kita selalu dituntut untuk terus berjuang dlam hal apapun. dan percayalah bahwa tidak ada sesuatu yang sia - sia. Setelah perjuangan terlaksana dan pasrah kepada Tuhan. maka dari itulah gunanya bersosialisasi, dengan bersosialisasi kita dapat saling membantu dalam susah maupun senang dengan sesama manusia dalam menyelesaikan masalah dan menyelesaikan penderitaan. namun jangan lupa disertai doa pula. Manusia hanya merencanakan selebihnya adalah kehendak Tuhan.

Contoh Penderitaan dan Perjuangan :
-    Penderitaan karena cobaan, disini kita dituntut akan kesetiaan kita melalui suatu cobaan dan percayalah bahwa Tuhan tidak akan meberikan suatu cobaan diluar kemampuan umat-Nya.
-    Tidak baiknya prilaku hunbungan manusia dengan manusia yang mengakibatkan penderitaan didasari rasa dengki, iri, sakit hati, kejam serta alasan lain yang mendasari perbuatan buruk manusia lain terhadap sesama yang dapat memicu penderitaan entah itu dari korban yang mengalami maupun pelaku yang mengalami derita.
-    Buruknya sikap manusia dengan Alam yang mengakibatkan bencana, kurangnya kesadaran manusia untuk merawat alam dan bahkan manusia yang sengaja merusak alam dengan. Ketamakan hanya karena masalah uang sehingga terjadi berbagai becana seperti Longsor.

PENDERITAAN, MEDIA MASSA, DAN SENIMAN
Banyak sekali penderitaan dijaman yang dibilang sudah modern ini, penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitdas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan manusia. Beberapa sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah, kecelakaan, bencana alam, bencana perang dal lain – lain.
Sangat banyak berita mengenai penderitaan silih berganti mengisi lembaran Koran, berita di TV, pesawat radio, dengan maksud supaya orang yang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Nyatanya tidak sedikit bantuan yang datang dari dermawan dan sukarelawan berupa material dan tenaga untuk meringankan dan menyelamatkan mereka dari musibah ini.
Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni.

Contoh dari Penderitaan, Media Massa dan Seniman :
-    Lebih cepat, penonton atau pendengar mengetahui tentang penderitaan manusia lewat media massa, sehingga masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia.
-    Dengan karya seni yang unik dan menarik penonton,pendengar atau pembaca tentang penderitaan manusia ini jadi lebih bisa menghayati inti penderitaan manusia ini dan membuat masyarakat lebih sering ingin mengetahui suatu berita.


PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
Setiap orang pasti pernah mengalami penderitaan, Penyebab penderitaan juga macam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita kasihi, musibah seperti bencana alam. Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
-    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
-    Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
-    Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

PENGARUH PENDERITAAN
Pengaruh penderitaan dapat berupa perubaahn pola berfikir seseorang, perubahan tingkah laku, serta pandangan hidup seseorang. Tidak dapat dipungkiri jika suatu penderitaan yang di alami oleh setiap orang, masih banyak yang berpandangan bahwa penderitaan hanya membawa dampak buruk atau pengaruh buruk bagi mereka. Tanpa disadari jika mereka berusaha berfikir dan menggali makna dari penderitaan tersebut sebenarnya memiliki suatu arti berupa pelajaran bagi setiap individu tersebut. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia beruang menentang kekerasan, dan lain – lain.
REFERENSI
-    http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-penderitaan
-    http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-penderitaan.html
-    http://windyku.wordpress.com/2011/02/14/pengaruh-penderitaan/
-    http://wijayaswy.wordpress.com/2013/04/25/manusia-dan-penderitaan/
-    http://doankfranky.blog.com/2011/04/20/manusia-dan-penderitaan/

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Keindahan)

Posted by Kenrick Setiawan
On Senin, 24 Maret 2014

ILMU BUDAYA DASAR
Nama               :           Kenrick setiawan
NPM               :           14113801
Kelas               :           1KA28
Materi              :           Manusia dan Keindahan

Keindahan
Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah.
Keindahan bersifat universal, artinya keindahan yang tak terikat oleh selera perorangan, waktu, tempat atau daerah tertentu, bersifat menyeluruh. Segala sesuatu yang mempunyai sifat indah antara lain segala hasil seni, pemandangan alam, manusia dengan segala anggota tubuhnya dan lain sebagainya. Dalam arti luas meliputi keindahan hasil seni, alam, moral dan intelektual. Dan dalam arti estetik keindahan mencakup pengalaman estetik seseorang dalam hubunganya dengan hubunganya dengan segala sesuatu yang diserapnya. Sedangkan dalam arti terbatas keindahan sangat berkaitan dengan keindahan bentuk dan warna.
Sesungguhnya keindahan itu memang merupakan suatu persoalan filsafati yang jawabannya beraneka ragam. Salah satu jawaban mencari ciri-ciri umum yang ada pada semua benda yang dianggap indah dan kemudian menyamakan ciri-ciri atau kwalita hakiki itu dengan pengertian keindahan





Nilai Estetik
Nilai yang berhubungan dengan segaa sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya terdapa pada sesuatu benda sampai terbukti ketakbenarannya., estetika adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.

Kotemplasi dan ekstansi
Kotemplasi itu adalah factor pendorong untuk menciptakan keindahan. Sedangkan ekstansi itu merupakan faktor pendorong untuk merasakan menikmati keindahan karena derajat kontemplasi dan ekstensi itu berbeda – beda antara setiap manusia, maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda – beda.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa dan menikmati sesuatu yang indah. Apabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusia, maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah. Sesuatu yang indah itu  memikat atau menarik perhatian orang yang melihat ataupun  mendengar. Bentuk di luar diri manusia itu berupa karya budaya yaitu karya seni lukis, seni suara, seni tari, seni sastra, seni drama dan fim ataupun berupa ciptaan tuhan, misalnya pemandangan alam, bunga warna – warni dan lain sebagainya. Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreatifitas, maka



Renungan
Renungan bisa dikatakan memikirkan sesuatu hal yang baru maupun belum dialami oleh manusia. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain : 
·       -  Teori pengungkapan
·       -  Teori metafisik
·       -  Teori psikologis

Keserasian
Keserasian pada dasarnya adalah sejumlah kualitas yang terdapat pad suatu penataan Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan,Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran, dan seimbang.Keserasian merupakan bagian atau yang dapat mewujudkan keindahan. Keserasian mengandung unsur pengertian perpaduan , pertentangan, ukuran dan seimbang.Perpaduan misalnya : Lagu atau nyanyian-nyanyian merupakan unsur pertentangan antara suara tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-halus yang terpadu begitu rupa sehingga telinga kita dibuat asyik mendengarkan dan hati kita pun merasa puas, tetapi apabila dalam keasyikan itu tiba-tiba terdengar suara yang sumbang kita pun tentunya akan merasa kecewa dalam hal lagu irama yang indah merupakan pertentangan yang serasi.
Contohnya : kemampuan menata dekorasi dalam rumah, rias pengantin, cara berpakaian, ataupun taman dengan aneka warna bunga. Dalam penataan itu terdapat keterpaduan beberapa kualitas, yaitu ukuran, warna, tata letak, susunan, macam bahan dalam satu komposisi yang cocok, sesuai dan pantas.
Contoh :
Dalam menata taman akan kelihatan serasi dan indah apabila taman ditata dengan bunga-bunga yang indah maka orang akan memuji keserasian itu.
Contoh :
Sebuah musik yang di padu dengan nada dan irama yang indah, maka musik tersebut akan menjadi jauh lebih indah maka orang akan memujikeindahannya.

REFERENSI :
v  http://id.wikipedia.org/wiki/Estetika

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Cinta Kasih)

Posted by Kenrick Setiawan

ILMU BUDAYA DASAR
Nama               :           Kenrick setiawan
NPM               :           14113801
Kelas               :           1KA28
Materi              :           Manusia dan Cinta Kasih
                             

A.    Pengertian Cinta Kasih
Cinta diartikan sebagai suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Cinta kasih adalah suatu perasaan ingin memberikan kasih sayang, perlindungan, kenyamanan, kebahagiaan, dan ketentraman kepada seseorang secara tulus dan ikhlas tanpa ada paksaan atau tuntutan dan tanpa berharap imbalan apapun.Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan Cinta kasih bersifat universal, kita dapat memberikan cinta kasih kita kepada siapa saja. Misalkan orangtua, keluarga, teman, pacar dan orang-orang sekitar.
B. Cinta Menurut Ajaran Agama
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain. Atau juga istri dan anaknya, hartanya, atau Allah dan Rasulnya. Berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur’an. Orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa selalu merasa dirinya dilindungi oleh Tuhan dalam segala sesuatu selain kekuasaan Tuhan. Dengan demikian akan selalu berani karena benar dan takut karena salah. Kepercayaan setiap manusia terhadap Tuhan-Nya tidaklah sama, tergantung pada prkembangan pemikiran dan peradapan manusia tersebut.

C. Kasih Sayang
Pengertian kasih adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Cinta tidak dapat dipaksakan, cinta juga datang secara tiba-tiba. Cinta memang sangat menyenangkan, tapi kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang.
D. Kemesraan
Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik pria wanita yang sedang di mabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan adalah salah satu perwujudan dari cinta.Kemesraan dapat menimbalkan daya kreativitas manusia.Dengan kemesraan orng dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Filsuf                      Rusia, Salovjef dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar ke luar dan cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain. Cinta yang demikian merupakan pintu bagi seseorang untuk mengenal dirinya sendiri
E. Pemujaan
.Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat di pisahakan dari kehidupan manusia.Hal ini adalah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dikalangan masyarakat muslim adalah melalui ibadah wajib maupun sunat. Selain itu, semua ibadah wajib maupun sunat bukan merupakan perbuatan ritual. Misalnya, kegiatan ibadah seperti shalat, shiam (puasa), zakat, haji/qurban. Seringkali terjadi kekeliruan yang menganggap bahwa kegiatan-kegiatan ibadah tersebut dapat diartikan sebagai perbuatan ritual. Untuk itu, perlu dijelaskan tentang perbuatan ritual yang dilakukan oleh semua kelompok masyarakat.
F. Belas Kasihan
Rasa atau emosi yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain, Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah. Belas kasihan juga dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringkankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebahagiaan.Pengertian Belas Kasihan Dalam cinta sesama ini dipergunakan istilah belas kasih, karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaanya. Penderitaan  ini mengandung arti luas
G. Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang lebih banyak dipenuhi oleh rasa nafsu dan rasa ingin memiliki. Bisa di bilang sangat cinta Yang saya tahu rasa cinta seperti ini biasanya dimiliki oleh orang yang sudah menikah atau mempunyai hubungan suami-istri.Pengertian Cinta Kasih Erotis Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara orang-orang yang sama-sama sebanding, sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadap orang-orang yang lemah tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara kedua jenis tersebut, Kedua-duanya mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang. Pada hakekatnya cinta  kasih tersebut bersifat bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.
Contoh cinta kasih erotis :
Rasa cinta yang lebih, Cinta yang ada pada pasangan suami istri. Kasih sayang sesama suami istri merupakan kontak seksual yang asli dan ideal yang bersumber pada cinta. Oleh karena itu, dalam kehidupan perkawinan bila seorang suami atau istri tidak mampu menafkahi pasangannya secara rohaniah, dalam dirinya akan timbul beban mental dan dapat menimbulkan ketidakpuasan antara suami dan istri yang dapat berpengaruh merenggangnya hubungan mereka sehingga mungkin terjadi perceraian.
REFERENSI
v  http://www.pustakasekolah.com/pengertian-kemesraan.html
v  http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
v  http://seftifriday.blogspot.com/2013/10/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-cinta.html